Minggu, 27 Agustus 2017

Manusia

Ia begitu kuat,
Hanya kadang sengaja melemahkan diri;
Memperturutkan rasa
Hingga ia binasa

PepperEarth, 27 Agustus 2017

Aku

Pemain api
Setelah terbakar
Baru tahu rasa
Aku

PepperEarth, 27 Agustus 2017

Aku Ingin Pulang

Memantik rindu di setiap embusan napas
Jangan salahkan jika semua terbakar rasa
Tanpa meninggalkan bekas, tanpa jelaga
Hanya sesal menyeruak dalam batin kebas

Mengapa harus kembali seperti dulu
Sedangkan kemarin telah tertinggal jauh
Mengapa harus terulang kembali masa lalu
Padahal ikrar telah terukir dalam langkah

Baru saja kubungkus mimpi-mimpi itu
Kususun rapi dalam laci-laci inginku
Kulipat segala anganku satu-satu
Tapi semua berserak-serak, luruh

Aku ingin menunaikan janjiku
Menjadikannya nyata di depan mataku
Aku tak mau terus mengulang lagi
Kembali, kembali, dan terus kembali

Aku betul-betul ingin berlari, pergi
Menyemai indahnya mimpi-mimpi
Bermandikan hangatnya cahaya pagi
Aku ingin beranjak, tanpa pernah kembali

Aku ingin pulang

PepperEarth, 27 Agustus 2017
(3 Zulhijjah 1438 H)

Sabtu, 26 Agustus 2017

Kata-Kata

Istrahatlah kata-kata
Berbaringlah di sampingku
Kau tak perlu terlalu riuh
Karena kau dan aku tak tahu
Esok kita jadi apa (lagi)

Pepper Earth, 23 Agustus 2017

Rabu, 23 Agustus 2017

Ku-Butuh-mu

1.
Yang kau butuhkan adalah memulai karena menunda akan membuatmu kalah dan mengeluh hanya akan membuatmu (semakin) lemah.

2.
Yang harus kau lakukan adalah menemui karena menunda akan membuatmu jauh sementara menjauh hanya akan membuatmu (semakin) rindu.

#TM

PepperEarth, 23 Agustus 2017

Selasa, 22 Agustus 2017

Tentang Rasa

Rasa memang begitu abstrak,
Halus tak terjamah, tak tersentuh
Namun, ia begitu nyata, ada

Kadang sesak menyeruak
Tatkala badai menghantam,
Meluluhlantakkan tameng

Kadang kokoh, sekeras baja
Tak pernah peduli dengan cuaca
Tetap teguh melangkah

Kali ini sayang,
Ia begitu gampang teraduk,
Porak poranda dengan amarah
Gaduh dan tak berbetuk

Entah kapan berakhir,
Mati Rasa

Bumi Nikel, 22 Agustus 2017

Minggu, 20 Agustus 2017

Inikah Caramu

Aku tak suka caramu mencintaiku
Seperti bising nyamuk malam
Yang membuatku tak bisa terlelap

Aku tak suka caramu menyangiku
Laksana flu yang menyerang
Membuatku sesak, sulit bernapas

Aku tak suka caramu merindukanku
Bagaikan sariawan di ujung lidah
Menjadikanku takselera makan

Namun,
Aku begitu sangat suka denganmu
Seperti malam sebagai sandaran lelah
Laksana napas yang terus berembus
Bagaikan makanan bagi jiwa dan ragaku

Dan yang pasti
Dengan hadirmu
Hidupku menjadi lebih hidup,
Semakin hidup
Selalu ....

PepperEarth, 10 Agustus 2017