Kamis, 18 Agustus 2016

Tentang Cinta (Part II)

Cantik dan tampan memang senjata paling ampuh untuk membuat ia jatuh cinta. Namun, nyaman adalah senjata paling mumpuni untuk membuat ia jatuh sejatuh-jatuhnya. Akan tetapi, kau harus ingat bahwa ikrar di hadapan Tuhanlah yang menjadi rumah paling ramah bagi insan yang saling mencinta.

#TM
#PepperEarth, 18 Agustus 2016

Jatuh Cinta

Cantik dan tampan memang senjata paling ampuh untuk membuat ia jatuh cinta. Namun, nyaman adalah senjata paling mumpuni untuk membuat ia jatuh sejatuh-jatuhnya. Akan tetapi, kau harus ingat bahwa ikrar di hadapan Tuhanlah yang menjadi rumah paling ramah bagi insan yang saling mencinta.

#TM
#PepperEarth, 18 Agustus 2016

Rabu, 17 Agustus 2016

Dirgahayu Indonesiaku

Dirgahayu Bangsaku
Semoga kita tidak latah dengan momentum kemerdekan dan esok lusa kembali amnesia, acuh tak acuh tentang hakikat makna merdeka yang sebenarnya hingga tak saling teriak "bangsat"

Dirgahayu Negeriku
Semoga segala bentuk penjajahan dan pembodohan terhapus dari bumi pertiwi,
Bukan justru saling menjajah dan saling membodohi agar negeriku tak lagi ngeri

Dirgahayu Indonesiaku
Semoga jiwa kita benar-benar bangun dan raga kita betul-betul bangkit untuk mempertahankan keutuhan Indonesia

PepperEarth, 17 Agustus 2016

Selasa, 16 Agustus 2016

13 Zulkaidah 1437 (Aku, Kamu; Dia)

Telah hampir tiga dasawarsa kita bersama
Menyatu memgecup segala asa dan rasa
Melukis langit dengan cerita-cerita indah
Menyulam bahagia dengan benang kasih

Tak peduli terik dan hujan badai
Kita tetap bersama, bergandengan
Saling menguatkan
Saling berbisik, "Kita pasti bisa!"

Kini kita telah beranjak dewasa
Jalan berliku nan terjal semakin terasa
Gemuruh dan gelegar semakin ramai saja
Mungkinkah kita kan tergelincir, jatuh; ...

Akh...
Aku begitu tak ingin jauh
Tak ingin pergi
Meski mereka terus memanggil-manggil di setiap hembusan nafasku
Ak tak ingin lari
Mangkir dari segala mimpi-mimpi indah yang telah kita cipta bersama
Aku tak ingin hilang...
Namun, kini ku mulai lemah
Imajiku dari hari ke hari semakin terkikis

Jangan biarkaan aku redup
Aku begitu tak ingin padam
Dekap dan papah aku
Biarkan aku kembali (menyatu),
Aku, kamu, dan Dia,
Sebelum aku benar-benar pulang.

Bumi Nikel, 13 Zulkaidah 1437
(Selasa, 16 Agustus 2016)

Aku Ingin (Kembali)

"Nikmat tercurah tiada henti
Melalui mentari yang merambat hangat
Melalui sepoi yang berembus pelan
Melalui nafas yang terus kauhela

Adakah kau rasa?
Adakah kau syukuri dengan jiwa?
Semua hanya sebatas kata tanpa nyata

Berkali kau janji
Berkali kau ingkar

Berkali kau ingin kembali
Berkali kau berpaling dan pergi

Entah kapan kau kembali dan tak pergi
Menyatu dalam rasa yang tertinggal
Menggenapkan jiwa yang gamang
Menapaki jalan lurus tanpa kabut"

...

Aku begitu ingin kembali
Menggenapkan jiwa
Melengkapi raga
Mengobati luka

Aku ingin kembali
Terlelap dalam dekapan hagat kasih-Mu

Bumi Nikel, 13 Zulkaidah 1437
(Selasa, 16 Agutus 2016)

Senin, 15 Agustus 2016

Rutinitas

Rutinitas
Laksana senja: berona jingga, berawan tipis.
Gerimis, hujan, petir, gelegar; badai.

Rutinitas
Bak pelangi: merah, jingga, kuning, hijau.
Biru, nyila; ungu.

Runitas-rutinitas
Bagaikan pelangi senja
Tak sekadar indah;
Tersirat berjuta petuah

PepperEarth, 15 Agustus 2016

Jumat, 12 Agustus 2016

Pada Sepotong Senja

Kali ini kududuk di gundukan tanah samping rumah
Menatap lamat-lamat mentari senja mencumbu jingga
Cakrawala seketika memerah; begitu memesona
Mataku terhanyut pada keindahan yang tiada tara

Seketika jiwaku berpaling
Ia menemukan sosok yang tak asing bagiku
Yah, Kau berdiri menatapku dengan senyuman khasmu
Bahagiaku membuncah, mengalir memenuhi aliran darah
Ku berlari mendekatimu, menggenggam jemarimu
Mendekapmu, sesekali ku kecup keningmu
Membisikkan syair-syair cinta ...

Aku terjaga,
Tersengal
Hembusan napasku masih melantunkan namamu

PepperEarth, 12 Agustus 2016 (Jumat, 9 Zulkaidah 1437 H)