Kamis, 07 Juni 2018

Mata

Mata adalah kunci
Penutup pintu hati
Jika ia mampu menutup pintu (hati)
Dengan dalih takut kepada-Nya
Berkahlah seisi badan

Mata adalah kunci
Pembuka mata hati
Tatkala ia mampu bangkit - terjaga
Dengan janji bersua dengan-nya
Bahagiahlah seluruh jiwa

Pepper Earth, 7 Juni 2018
(Kamis, 22 Ramadan 1439 H)

Aku Ingin (Dia)

Dan kau berhasil membuatku takbisa jauh
Berlalu-lalang, memenuhi ruang-ruang kepala
Menjelma dalam setiap tarikan napas
Melebur dengan udara yang berembus

Namun, aku tak ingin kehilangan Dia
Aku ingin Ia tetap di sini,
Bertakhta dalam hati
Karena kepala selalu tunduk pada hati

Pepper Earth, 7 Juni 2018
(Kamis, 22 Ramadan 1439 H)

Selasa, 05 Juni 2018

Ke-datang-an(mu)

Tatkala kau yang dinanti datang menyapa
Seberapa siapkah aku menjemputmu?
Ritual apa telah kusiapkan tuk menyambutmu?
Adakah jamuan kusediakan untukmu?

Segalanya menjadi anomali
Aku pontang-panting ke sana ke mari
Bukankah ia yang aku ingin-ingini
Aku idam-idamkan setiap hari

Kini, ia benar-benar datang untukku
Lantas, mengapa aku seolah sangsi?
"Ajak dia bercanda, bersenda gurau bersama,
Ia tak semenjemukan yang kau kira."

Kelak, aku akan merindukannya
Seperti rinduku yang menggunung
Kepada ia yang telah lalu - pergi

Pepper Earth, 5 Juni 2018
(Selasa, 20 Ramadan 1439 H)

Kehilangan(mu)

Dan engkau pergi tanpa kusadari
Kehilangan(mu) begitu memilukan
Kau takkan mungkin kembali

Sampai kapanpun,
Kau takkan pernah kembali

(19 Ramadan 1439 H)

Minggu, 03 Juni 2018

Hidupilah (Hidupmu)

Kadang hati berombak karena kata-kata mereka begitu pedas,
Padahal kau tak hidup untuk mereka

Kadang mata menggelap karena tatapan-tatapan mereka begitu tajam,
Padahal kau ada bukan untuk mereka

Hidupilah hidupmu sendiri tanpa pernah merusak kehidupan mereka - sesama makhluk ciptaan-Nya

Jangan ragu melangkahkan kaki selama kau tetap berjalan di jalan-Nya
Karena dengan izin dan rahmat Tuhanlah, engkau ada

Pepper Earth, 3 Juni 2018
(Ahad, 18 Ramadan 1439 H)

Sabtu, 02 Juni 2018

Hidup - Perjalanan

Menegadah ke langit luas terus-menerus hanya menjadikan leher terasa pegal - kaku

Menunduk ke bumi dalam-dalam hanya menjadikan mata pening - berkunang-kunang

Menatap ke depan tanpa pernah berpaling sekalipun hanya membuat kaki kesandung -jatuh tersuruk

Tak mengapa kau fokus ke depan (tujuan),
Namun sesekali kau butuh menegadah - pemacu untuk terus berjalan
Dan kau butuh menunduk agar tak melayang di awang-awang

Introspeksi dirilah dan tetap bersyukur

Pepper Earth, 2 Juni 2018
(Sabtu, 17 Ramadan 1439 H)

Jumat, 01 Juni 2018

Dekap dan Nikmatilah

Kau tak perlu mengutuk sepi
Bukankah Alquran diturunkan pada saat Rasulullah menyepi?

Dekaplah sepimu
Dengan sepi, kau lebih dekat dengan penciptamu,
Berbincang tentang semua keluh kesahmu

Nikmatilah sepimu
Dengan sepi, kau akan tenang dan damai
Membesarkan hati, berserah diri kepada Dia yang Esa

Rawat dan peliharalah Ia dalam jiwa
Kau tak perlu berlari menuju gemerlap dunia
Mencari kesenangan dengan jalan pintas
Mengabaikan kebahagian sejati yang hakiki

Karena firman-Nya sudah sangat jelas
Takada keraguan di dalamnya
Petunjuk jalan lurus

Pepper Earth, 1 Juni 2018
(Jumat, 16 Ramadan 1439 H)