Kamis, 25 September 2014

Remedial

Tak boleh jenuh dengan remedial ini. Harus tetap semangat belajar demi kebaikan di masa depan. Toh kalau sudah berhasil, orang tak akan bertanya, "Berapa kali Anda remedial untuk mencapai kesuksesan ini?"

Hilang

Entah mengapa semua seakan melemah
Jiwa yang dulunya begitu tangguh kian tertatih
Imaji yang dulunya penuh dengan warnya 
Kini, hanya kelam yang menyelimutinya
Ada rasa yang hilang
Entah apa dan bagaimana wujudnya
Aku pun tak begitu tahu
Hanya terus mencari 
Dan terus mencari
Meski tak ku tahu pasti 
Namun, entah mengapa
Aku begitu yakin
Wujudnya benar adanya,,,

Sajak Pagi

Dan pagi adalah penawar kelam
Tempat jiwa-jiwa kembali bangkit
"Bukankah ini anugerah setelah kematian sesaat?"


#BumiNikel25Sep'14

Jangan Salahkan Jarak

Akrab saat bersama itu sudah sangat biasa
Seperti malam dan pekat yang tak terpisahkan
Bak mentari siang dan teriknya yang menyatu
Namun,
Akrab ketika berpisah itulah yang luar biasa
Laksana gemintang selalu ada tanpa pamrih
Ibarat ruh yang tak pernah ingkar kepada penciptanya

Kamis, 19 Juni 2014

Gejolak Perjuanganmu

Teriakmu membuat penguasa bergetar
Barisan yang kau buat mengalahkan baja
Semua itu demi kepentingan rakyat
Rakyat yang kau pertaruhkan dengan nyawamu

Namun, tahukah engkau,,,
Masih banyak dari mereka
Tak mengerti makna perjuanganmu
Mereka seolah berpicing mata
Bahkan mereka terkadang mengutuk aksimu

Bau karet dari ban yang kau bakar di lintas kota
Asap hitam membumbung pertanda amarahmu
Namun, kini hanya tinggal jelaga yang berserakan
Mereka tak acuh dengan ritual itu

Mereka memilih bungkam dan memcaci dalam hati
Wajahmu telah tercoreng di luar sana
Namun, aku tahu
Niat sucimu takkan menciut sedikit pun

Untukmu mahasiswa Kota Daeng
Sekarang saatnya engkau bangkit
Bangkit dari segala wajah buruk pendahulumu
Kibarkan damai dalam aksimu
Kaulah agen perubahan yang mereka butuhkan

Selasa, 17 Juni 2014

Solilokui

Mungkin sekarang ia adalah jingga
Namun, hujan terkadang menjadikannya kelabu
Anomali bukanlah hal baruIa telah menjadi sahabat sejati
Aku terkadang memicingkan mataMenilik kisah-kisah yang telah usai
Menyelami asa yang masih mengawang
Namun, tekadku takkan pernah surut
Aku berharap, kelak kan bersua dengannya
Dan itu bukan sekadar imaji belaka ...
Namun, aroma perbincangan itu begitu kuatIa terus berkoar...
Ia menggoyahkan tekad yang telah tersusun apik
Dan aku takkan membiarkan semuanya luluh lantah
Aku hanya menengadah ke langit biru
Dan membiarkan senyum terus menari di udara
Meski perbincangan hati seolah takkan mereda...

"Tuhan terkadang membolak-balikkan hati supaya kita mendapat pelajaran dari dua sisi kehidupan ini" #TM

Rasaku

Semua berkoar menghakimiku
Tak ada satu pun yang peduli
Lembaran kisah itu terpampang nyata di depan mata
Ia bak sinema dengan full HD
Rasanya kuingin menghilang
Dan tak kembali
Namun, di sisi lain
Bayang-bayang wajah sepasang bidadariku
Dan peri-perinya tertunduk lesu
Aku masih belum bisa menebus jasa mereka...
Aku kembali tersungkur ke tanah
Air mata bercucuran dengam derasnya
Aku tak bisa menyalahkan mereka...
Mungkin inilah caraku bunuh diri perlahan
Meski aku tak yakin akan menyesal nantinya...